Selasa, 10 Juni 2014

Kenapa harus daun, dan kenapa yang berguguran?

Because it's the tiny little things people rarely see

Daun-daun itu ikhlas saja jatuh, tertiup angin dan membusuk di tanah. Kenapa harus daun? Karena sesederhana itulah aku belajar tentang kasih sayangNya. Bukankah setiap daun yg hijau lalu menguning dan jatuh tertiup angin itu tak luput dari penglihatanNya, tak terlupakan dari catatan takdirNya dan tak pernah terselip dari kasih sayangNya. Seakan daun-daun mati itu tetap hidup dalam kasih sayangNya untuk menghidupi tanaman lain yang baru belajar untuk merangkai sel-sel baru.

Aku juga belajar tentang penerimaan dari daun-daun yang jatuh itu. Menerima ketika waktu telah menyelisihi maka tak ada pilihan lagi untuk menolak takdir. Aku belajar untuk tidak membuang waktu dan mengambil seluruh kesempatan sebanyak dan sebaik mungkin. Seakan mempersilahkan masa lalu bercengkrama dengan riang bersama siapa aku di hari ini sembari menatap masa depan dengan ramah yang telah berada di ambang pintu.

Dari daun-daun itu aku belajar. Mungkin kau belajar dari coretan usangmu, dari cerita carita para pendongeng atau bahkan kau belajar dari tetesan hujan yg jatuh. Bukankah ini adalah karunia dari Nya, sebuah karunia yang indah saat kita bisa mempelajari banyak hal dari ciptaanNya.

Be true and you'll see the truth itself :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar