Daun menua namun tidak untuk kenangan"Sudah pulang?" Tanya temanku yang baru saja sadar kalau aku sudah di sampingnya sejak lama
"Udah dari kemaren tau" Jawabku ketus
"Hmm aku belum memberikanmu hadiah pertemuan kalau begitu" seketika ia menyobek daun yang ada di depan kami
"Here it is!" ia memberikan sebuah sobekan daun dan seketika menghilang pergi
"Jika tiba saatnya, aku akan memberikan daun ini ketika kita telah berhasil menggapai apa yang kita cita-citakan" gumamku dalam hati sambil memandangi sobekan daun itu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar